Jalan Ganjil Genap

Jalan Ganjil Genap

Jalan ganjil genap. Perluasan aturan ganjil genap jakarta ini Peraturan Gubernur Jakarta. Yaitu Pergub Nomor 155 Tahun 2018. Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan sistem Ganjil Genap. Perluasan aturan ganjil genap jakarta akan diberlakukan mulai Senin tanggal 9 september 2019. Jadi siapkan baik-baik informasi tentang perluasan ganjil genap.

Sebelumnya, jakarta telah menerapkan aturan ganjil genap di sejumlah jalan protokol. Saat ini pemberlakukan ganjil genap akan perluas. Mana saja ruas jalan yang terkena perluasan ganjil genap ini. Cek daftarnya berikut ini sob.

jalan ganjil genap

Perluasan Jalan Ganjil Genap Jakarta di 25 Ruas jalan 

Jalan ganjil genap jakarta diberlakukan di 25 ruas jalan. Dari total 25 ruas jalan yang terkena aturan ganjil genap, terdiri dari sembilan ruas jalan yang sebelumnya sudah diberlakukan ganjil genap dan 16 tambahan ruas jalan. Salah satunya adalah Jalan Salemba Raya. Namun, ada bagian Jalan Salemba Raya yang tidak dikenakan aturan ganjil genap. Yaitu jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Diponegoro sampai simpang Jalan Matraman (depan RS Carolus ke arah Matraman). Tujuannya untuk mengakomodasi yang keluar dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jalan Diponegoro.

Berikut ini adalah daftar ruas Jalan Ganjil Genap Jakarta per 9 septermber 2019.

  1. Jalan Medan Merdeka Barat
  2. Jalan MH Thamrin
  3. Jalan Jenderal Sudirman
  4. Sebagian Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun.
  5. Jalan Gatot Subroto
  6. Jalan MT Haryono
  7. Jalan HR Rasuna Said
  8. Jalan DI Panjaitan
  9. Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya)
  10. Jalan Pintu Besar Selatan
  11. Jalan Gajah Mada
  12. Jalan Hayam Wuruk
  13. Jalan Majapahit
  14. Jalan Sisingamangaraja
  15. Jalan Panglima Polim
  16. Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang)
  17. Jalan Suryopranoto
  18. Jalan Balikpapan
  19. Jalan Kyai Caringin
  20. Jalan Tomang Raya
  21. Jalan Pramuka
  22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur sampai dengan simpang Jalan Diponegoro
  23. Jalan Kramat Raya
  24. Jalan Stasiun Senen
  25. Jalan Gunung Sahari

Jam Ganjil Genap Jakarta

Perluasan aturan jalan ganjil genap jakarta berlaku pada hari dan jam tertentu. Yaitu berlaku pada hari Senin sampai Jumat, pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB. Sehingga bagi yang ingin melintasi area jalan tersebut dapat menunggu setelah jam ganjil genap jakarta. Peraturan perluasan ganjil genap jakarta tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Pada peraturan ganjil genap jakarta ini pada tanggal ganjil jalanan hanya boleh digunakan kendaraan dengan akhiran nopol gajil. Demikian pula saat tanggal genap untuk mobil dengan plat berakhiran nomor genap. (pada senin-jumat 06.00-10.00 dan 16.00-21.00)

Jalan Ganjil Genap Jakarta Berlaku di Simpang Keluar Masuk Tol

Aturan jalan ganjil genap jakarta menghapus pengecualian aturan bebas ganjil genap persimpangan tol terdekat. Di persimpangan tol terdekat sampai dengan pintu masuk dan keluar tol dalam perluasan aturan ganjil genap ini saat ini di tiadakan. Kebijakan sebelumnya yang tercantum dalam pasal 1 ayat 2 Pergub Nomor 155 Tahun 2018, sistem ganjil genap tidak berlaku di persimpangan tersebut.

Dengan demikian, kendaraan yang menyeberang masuk atau keluar tol yang melintasi ruas ganjil genap jakarta tetap dikenakan tilang.

Kendaraan yang tidak terkena aturan ganjil genap

Ada pengecualian kendaraan yang tidak terkena aturan jalan ganjil genap. Kendaraan yang terbebas dari ganjil genap adalah sebagai berikut.

  • Kendaraan bertanda khusus yang membawa penyandang disabilitas
  • Ambulans
  • Pemadam kebakaran
  • Angkutan umum dengan plat berwarna dasar kuning
  • Kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik
  • Sepeda motor
  • Angkutan barang khusus pengangkut Bahan Bakar Minyak atau Bahan Bakar Gas
  • Kendaraan pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia yakni :
    1. Presiden/ Wakil Presiden;
    2. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat/Dewan Perwakilan Daerah; dan
    3. Ketua Mahkamah Agung/Mahkamah Konstitusi/Komisi Yudisial/Badan Pemeriksa Keuangan.
  • Kendaraan Dinas Operasional dengan tanda nomor kendaraan berwarna dasar merah, TNI dan POLRI
  • Kendaraan Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu negara
  • Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
  • Kendaraan Pengangkut Uang Bank Indonesia, antar Bank, pengisian ATM dengan pengawasan dari petugas Polri
  • Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan dan/atau pengawalan oleh petugas Polri.

Demikian lah informasi seputar Perluasan Jalan Ganjil Genap Jakarta. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Baca artilel lain :

perbedaan honda city vtec dan idsi

tim penulis ac-mobil.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *